RATU SAMBAN, BE-DPP Organda (Organisasi Pengusaha Angkutan Darat) dalam rapat pleno di Jakarta tadi malam memilih opsi untuk tak menaikkan tarif angkutan darat. Ini jika pemerintah memberikan kompensasi kepada pengusaha angkutan darat pasca kenaikan BBM.
Kompensasi yang diminta itu jika pemerintah menghapus pajak dan retribusi kepada pengusaha angkutan darat. Selain itu pemerintah juga harus menjamin tak adanya pungutan liar (pungli) di sepanjang rute yang dilalui kendaraan angkutan umum. Soalnya, pajak, retribusi serta pungli itulah yang menyebabkan high cost (biaya tinggi) dan memberatkan pengusaha.
Namun jika opsi pertama itu gagal, maka DPP Organda mendesak menaikkan tarif di atas 15%. Jika hal ini tetap ditolak oleh pemerintah, maka seluruh pengusaha angkutan darat se-Indonesia yang tergabung dalam Organda akan stop operasi.
Wakil Ketua DPD Organda Bengkulu Kurnia Lesandri alias Andri yang juga pengelola PO SAN (Siliwangi Antar Nusa) ketika dihubungi BE tadi membenarkan soal dua opsi tersebut. Pada dasarnya anggota Organda sepakat memilih opsi pertama yaitu tak menaikkan tarif angkutan. Ini jika pemerintah memberika kompensasi berupa penghapusan pajak, retribusi serta menjamin tak adanya pungli, ujarnya.
Menurut Andri, mengapa opsi ini menjadi pilihan karena pengusaha angkutan darat menyadari bahwa jika tarif angkutan dinaikkan maka beban masyarakat akan semakin tinggi. Dan jika pemerintah menghapuskan retribusi, pajak serta menjamin tak ada pungli, para pengusaha bisa mengurangi beban yang selama ini dirasakan sangat memberatkan. Pajak, retribusi serta pungli selama ini menyebabkan high cost bagi kita, akunya.
Untuk memperjuangkan hal itu, rencananya hari ini DPP Organda akan bertemu Wapres Jusuf Kalla.Hari ini kita akan bertemu Wapres. Jika dua opsi itu ditolak, secara serentak pengusaha angkutan darat akan stop operasi,jelasnya.
Sementara itu Ketua Angkutan Dan Prasarana Organda Rudy Tejamihardja saat dihubungi tadi malam membenarkan soal munculnya dua opsi tersebut. Opsi pertama tidak menaikkan tarif, tapi pemerintah mesti menghapuskan pajak, retribusi serta menjamin tak adanya pungli. Jika opsi pertama ditolak, Organda menuntut menaikkan tarif lebih dari 15 persen untuk menutupi beban BBM, katanya.
Sementara itu, Sekretaris Organda DKI Jakarta TR Panjaitan mengatakan Organda se-Indonesia harus menuntut agar harga bahan bakar minyak untuk angkutan umum tidak ikut dinaikkan. Alasannya, angkutan umum berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat luas. “Apa pun nama kebijakannya atau dasarnya, BBM untuk angkutan seharusnya jangan ikut dinaikkan,” lanjutnya.
Dia mengatakan, Organda juga menuntut agar pemerintah menghilangkan retribusi dan pajak angkutan umum di daerah. Dia menegaskan, Organda akan mengirim surat kepada Presiden untuk menyampaikan tuntutannya tersebut. “Bila dalam waktu lima hari pemerintah tidak bereaksi, Organda mengangap pemerintah telah setuju dengan tuntutan kami.Sebaliknya, jika pemerintah menolak tuntutan Organda maka kami akan mogok.” tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengatakan, kenaikan harga BBM masih bisa diantisipasi dengan kenaikan tarif paling tinggi 15 persen. Jusman beralasan, akibat kenaikan harga BBM 28,7 persen akan berimbas pada kenaikan biaya pokok angkutan sekitar 15 persen. Angkutan pelat kuning juga akan di-backup dengan smart card.
”Kan ada pendekatan smart card untuk roda dua dan angkutan umum berpelat kuning. Sebetulnya kalau dia kuotanya sesuai dan tidak melebihi kuotanya, dia itu membeli BBM seharga yang tidak naik (dapat subsidi). Kalau melebihi kuota, baru dia beli sesuai harga perkonomian,” paparnya.
Mengenai waktu kebijakan kenaikan tarif angkutan, kata Jusman, akan dikeluarkan seminggu sampai dua minggu setelah pengumuman harga BBM baru. ”Tadinya saya mengajukan kenaikan tarif bersamaan (dengan kenaikan harga BBM), namun tidak diizinkan,” tandasnya.
Mengenai tuntutan Organda yang ingin menaikkan tarif paling rendah 15 persen, Menhub akan mencarikan titik temu. Menurut dia, cara yang akan ditempuh adalah menetapkan tarif batas bawah dan tarif batas atas.
”Misalnya, kita terapkan batas bawah 5 persen, batas atas 20-25 persen. Pasti ada bus yang kalau dinaikkan tiketnya malah enggak ada penumpangnya. Nanti perusahaan bus ada yang efisien dan ada yang tidak efisien, juga angkutan umum,” katanya.(090/jpnn)
Bentuk Kompensasi Yang Diminta Organda kepada Pemerintah
1.Menghapuskan segala bentuk pajak dan retribusi yang selama ini dirasakan memberatkan pengusaha angkutan darat.
2.Menjamin tak adanya pungutan liar sepanjang rute yang dilalui.
Opsi DPP Organda Tak Naikkan Tarif!
27 Mei 2008
11.58 | Label: Kota Bengkulu |
Mahasiswa gersib, nyatakan kepemimpinan 2,5 tahun Agusrin syamlan, gagal
Puluhan mahasiswa kota bengkulu, yang tergabung dalam gerakan solidaritas bengkulu, gersib, menggelar aksi demo pernyataan sikap yang menyatakan kinerja dua setengah tahun pemerintahan agusrin syamlan telah gagal.
Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan solidaritas bengkulu, gersib, memulai aksi demo sekitar pukul 10 , aksi diawali dengan longmarch, dari masjid jamik menuju simpang lima, dan sempat menarik perhatian masyarakat.
Mahasiswa gersib, yang terdiri dari mahasiswa dari himpunan mahasiswa islam, bem unib, serta bem universitas dehasen ini,
Didalam orasinya, menyatakan kinerja dua setengah tahun pemerintahan yang provinsi bengkulu oleh agusrin syamlan telah gagal.
Pernyataan tersebut, didasari oleh pandangan mahasiswa yang menilai program kebijakan pemerintahan yang dibuat agusrian syamlan, tidak ada yang bisa langsung menyentuh kebutuhan serta permasalahan masyarakat, seperti program multi years yang bermasalah, dan juga program pariwiisata internasional yang yang menghabiskan anggaran daerah yang mengabaikan sektor sektor strategis pembangunan.
Mahasiswa gersib juga mengemukakan , selama ini pemerintahan agysrin syamlan, banyak terjadi ketimpangan, seperti halnya bibit sawit dengan aggaran 5 milyar yang tidak jelas, , tambahan operasional gubernur 630 juta di saat kondisi angka kemiskinan bengkulu semakin tinggi, dispenda gate yang masih simpang siur , hingga pelaksanaan outbond pejabat yang memakan dana satu milyar.
Sekitar pukul 11. 30, mahsasiswa gersib melanjutkan longmarch kembali menuju masjid jamik, aksi ini berjalan tertib, dibawak pengawalan petugas polisi dari Polresta Bengkulu.
09.29 | Label: Kota Bengkulu |
Demo Tolak Presiden BEM Unib, Ricuh
Puluhan mahasiswa universitas bengkulu, melakukan aksi unjuk rasa kek menduduki gedung Rektorat Unib, untuk menuntut kepado pihak universitas, agar mencabut keputusan rektor nang melantik presiden bem unib dempo exler, senin lalu, dalam aksi kali iko sempat terjadi kericuhan antar petugas keamanan kampus dengan mahasiswa.
Mahasiswa unib nang tergabung dari anggota komite pemilihan umum, kpu, bem unib, majelis permusyawaratan mahasiswa (mpm) , serto mahasiswa dari berbagi jurusan di unib mendatangi gedung rektorat sejak pagi, sekitar pukul 08 .00 wib , mahasiswa nang mendesak ndak betemu dekek pihak universitas, terpakso harus menunggu pihak universitas cukup lamo, mahasiswa jugo melakukan penutupan pintu masuk gedung rektorat, bahkan mahasiswa jugo menolak petugas polisi untuk masuk.
Selang beberapo jam kemudian, pihak universitas melalui pembantu rektor tigo, drs subandrio menemui mahasiswa, kek melakukan diskusi, namun pendapat kek jawaban nang disampaikan oleh pr tigo, idak mampu memuaskan mahasiswa, hinggo akhirnyo drs subandrio meninggalkan acara diskusi.
Mahasiswa nang meraso kecewa idak ado tanggapan dari pihak unib , kembali mendesak kek memburu pr 3 tersebut , namun niat mahasiswa iko dihalangi petugas keamanan kampus ,, sehinggo terjadilah dorong-dorongan antaro mahasiswa kek keamanan kampus.
Unjuk rasa kali iko dipicu kek raso kecewa mahasiswa atas dilantiknyo dempo exler sebagai presiden BEM Unib, oleh rektor Unib, senin lalu, terlebih lagi ungkapan rektor unib zainal muktamar,Yang melantik dempo exler sebagai presiden bem unib dengan alasan agar tercipta suasano nang kondusif, di akhir aksi iko mahasiswa menuntut rektor unib zainal muktamar, untuk membatalkan keputusan rektor nang memutuskan dempo exler sebagai presiden bem unib, kek meminta maaf kepado mahasiswa atas pelantikan tersebut.
Mahasiswa jugo memberikan kesempatan 2 kali 24 jam kepada rektorat, untuk mencabut keputusan dempo exler sebagai presiden bem unib, jika hal itu idak dipenuhi mako mahasiswa ndak datang dengan massa nang lebih banyak. (Rio Susanto, Bengkulu Tv
09.24 | Label: Kota Bengkulu |
Gerakan Mahasiswa Pembebasan Tolak Kenaikan BBM
Gerakan mahasiswa pembebasan (GEMA) tolak kenaikan BBM
Sejumlah mahasiswa perguruan tinggi di kota bengkulu, yang tergabung dalam gerakan mahasiswa pembebasan , gema,menggelar aksi demo menolak kenaikan bbm, pada aksi kali ini mahasiswa mendorong motor sepanjang jalan pertokoan suprapto, sebagai bentuk penolakan kenaikan bbm dan sempat menjadi perhatian masyarakat disekitar lokasi aksi.
Aksi penolakan kenaikan harga bbm, kali ini dilakukan oleh sekitar 20 orang mahasiswa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa pembebasan, gema aksi yang dimulai sekitar pukul 9 pagi ini diawali dengan mendorong motor, dari depan masjid jamik, menyusuri jalan sepanjang pertokoan suprapto menuju simpang lima.
Aksi mendorong motor sebagai bentuk penolakakn kenaikan bbm ini dipimpin oleh anton sukoco selaku korlap, aksi ini sempat menjadi perhatian pengguna jalan masyarakat disekitar lokasi aksi, motor yang didorong sengaja tidak dihidupkan dan diserta dengan tulisan seruan.
Mahasiswa menyatakan beberapa alasan penolakan kenaikan bbm,salah satu alasan tersebut adalah kenaikan bbm, akan menimbulkan inflasi , beberapa solusi dari mahsiswa juga disampaikan, yaitu meningkatkan produksi dan penerimaan dari minyak dalam negri , pembenahan manajemen serta efesiensi produksi , mengurangi beban apbn dengan cara mengurangi porsi pembayaran hutang beserta bunganya.
Tiba disimpang lima mahasiswa berorasi membacakan tuntutan yang berisi mendesak pemerintah untuk membatalkan rencana kenaikan bbm, menuntut pemerintah menghentikan proses liberalisator migas,serta mengajak masyarakat untuk meminta sby – jk dan seluruh kabinet mundur jika mengabaikan seruan ini, aksi ini berakhir sekitar pukul 11, dan berjalan tertib ,dibawah penjagaan polisi. (Rio Susanto BTV)
09.14 | Label: Kota Bengkulu |
PEMUDA DIGOROK NYARIS TEWAS
seorang pemuda di kota bengkulu senin dini hari menjadi korban percubooan pembunuhan, oleh tersangka nang baru sajo dikenalnyo, saat iko korban masih menjalani perawatan di rumah sakit m yunus kota bengkulu, dan tersangko berhasil dibekuk dan di tahan di polsek gading cempaka kota bengkulu,,
Ikolah firman 27 tahun, wargo jalan nusirwan zainul no 197 kota Bengkulu, nang harus menjalani perawatan serius, kareno luko nang cukup parah akibat tindakan percuboan pembunuhan nang dilakukan oleh evi 24 tahun wargo semangko 3 rt 14 panorama kota Bengkulu.
Menurut keterangan orang tuo korban, ibu dahlia, kejadian iko berawal saat korban diajak kekontrakan evi selanjutnyo diajak menginap, korbanpun akhirnyo ndak nginap, sekitar pukul 2 dini hari korban dipakso oleh tersangko untuk membuko baju kek berhubungan badan namun korban menolak ajakan perbuatan tak normal iko, dan tersangko terus sajo memakso, sempat terjadi duel berduel, sampai akhirnyo akhirnyo tersangko melukoi korban dengan sebuah parang, mengenai leher dan kepalo korban, korban mencubo untuk keluar dari rumah dengan memecahkan kaco jendela, nang membuat warga berdatangan dan tersangka langsung kabur.
Rol wcr dahlia orangtua firman
Rol wcr firman korban prcob
Rol wcr sugianto ketua rt 14
Sementaro itu di kantor polsek gading cempaka kota bengkulu, polisi memberikan keterangan melakukan penangkapan tersangka berawal dari laporan keluargo korban, sekitar pukul 3 dini hari di kawasan pasar minggu, saat itu jugo polisi langsung membaok tersangka ke polsek gading cempaka, saat dimintai keterangan kek polisi, tersangko nang sehari harinyo jualan bakso iko mengatokan, korban lah nang mengajak dan memaksa tersangko untuk berhubungan badan. hingga akhirnyo tersangko nekad melukoi korban.
Untuk saat iko polisi masih menyelidiki motif kejadian iko dan tersangko terpakso harus mendekam di sel tahanan polsek gading cempaka kota bengkulu, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.(Tim Liputan Bengkulu TV)
08.57 | Label: Kota Bengkulu |
Kategori
10 April 2008
11.54 | Label: Bengkulu Selatan, Bengkulu Utara, Kaur, Kota Bengkulu, Lebong, Mukomuko, Rejang Lebong, Seluma |







